Tema: Remaja dan Pendidikan Karakter
Bismillahi Rahmani Rahim
Assalamualaikum Wr.Wb
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan berkah dan rahmatnya, sehingga kita dapat hadir di tempat ini dalam keadaan sehat wal afiat. Tak lupa pula kita kirimkan salawat dan taslim kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Pada kesempatan kali ini pidato yang saya tulis berjudul "Pendidikan Karakter Membentuk Jati Diri Bangsa."
Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat.
Sedangkan pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan baik-buruk, keteladanan, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.
Persoalan pendidikan karakter di Indonesia sejauh ini menyangkut pendidikan moral dan dalam aplikasinya terlalu membentuk satu arah pembelajaran khusus sehingga melupakan mata pelajaran lainnya, dalam pembelajaran terlalu membentuk satu sudut kurikulum yang diringkas kedalam formula menu siap saji tanpa melihat hasil dari proses yang dijalani guru/dosen pun cenderung mengarahkan prinsip moral umum secara satu arah, tanpa melibatkan partisipasi siswa untuk bertanya dan mengajukan pengalamannya. Sejauh ini dalam proses pendidikan di Indonesia yang berorientasi pada pembentukan karakter individu belum dapat dikatakan tercapai karena dalam prosesnya pendidikan di Indonesia terlalu mengedepankan penilaian pencapaian individu dengan tolak ukur tertentu sebagai ukuran utama yang menempatkan seseorang sebagai warga kelas satu. Dalam prosesnya pendidikan karakter yang berorientasi pada moral dikesampingkan dan akibatnya banyak kegagalan pada pembentukan karakter contohnya Indonesia terkenal di dunia karena akibat kisah yang buruk seperti korupsi dengan moralitas yang rendah.
Pendidikan karakter pada intinya bertujuan menbentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berorientasi ilmu pengetahuan yang semuanya dijiwai oleh Iman dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pendidikan karakter berfungsi untuk :
1. Mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik.
2. Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang kuat.
Oleh karena itu, penerapan pendidikan karakter di tengah-tengah masyarakat pada umumnya dan remaja pada khususnya dapat menciptakan generasi-generasi penerus bangsa yang baik, yang dapat memajukan Bangsa Indonesia yang lebih baik di masa depan. Diharapkan pendidikan karakter ini dapat mewujudkan generasi penerus bangsa yang mental moral baik dan budi pekerti luhur demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
Sekian, semoga bermanfaat. Assalamualaikum wr.wb.
Pidato